19 Februari 2014 09:55

PRESS RELEASE PELATIHAN SIRUP DAN SPSE

Dalam rangka menghadapi proses lelang tahun 2014 maka Unit Layanan Pengadaan dan Lembaga Pengadaan Secara Elektronik Kabupaten Penajam Paser Utara mengadakan pelatihan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan dan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE). Pelatihan ini berlangsung selama 2 hari tanggal 6-7 february 2014 dengan peserta dari admin SIRUP, Anggota ULP dan LPSE Penajam paser utara dgn total peserta kurang lebih 200 orang. Rencana Umum Pengadaan adalah salah satu pondasi dalam pengadaan barang / jasa pemerintah, untuk itu SKPD diharapkan bisa memahami dan memperhatikan penyusunan Rencana Umum Pengadaan masing – masing SKPD. Dalam sambutannya Bupati Penajam Paser Utara yang diwakili oleh Assisten 3 admnistrasi umum, Haeran Yusni mengharapkan keseriusan dari masing – masing SKPD untuk menyiapkan Rencana Umum Pengadaan berdasarkan data DPA dari masing-masing SKPD. Keberadaan SIRUP bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pengguna anggaran untuk melakukan monitoring penyerapan anggaran yang dilakukan dari mulai fase perencanaan, lelang dan kemudian bisa dibandingkan dengan hasil perencanaan yang dilakukan.

Rozihan Azwar, SP, selaku ketua LPSE sekaligus ketua panitia kegiatan juga memaparkan target dan rencana kegiatan yang akan dilakukan selama dua hari, termasuk dengan hadirnya para pemateri dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) yang bersedia memberikan edukasi dan pelatihan terkait aplikasi SIRUP dan SPSE yang dikembangkan oleh lembaga tersebut terkait kebijakan barang dan jasa pemerintah. Materi hari pertama adalah pemaparan mengenai konsep kebijakan pengadaan barang dan jasa dari pemerintah serta pengenalan mengenai pentingnya konsep pengadaan secara elektronis untuk pengadaan barang dan jasa diantaranya mengenai konsep E-Catalogue yang mulai banyak digunakan oleh masing – masing daerah di Indonesia. Dengan konsep E- Catalogue ini maka banyak proses pengadaan barang yang bisa dilakukan dengan lebih cepat dan murah. Materi hari pertama juga berisi pengenalan aplikasi SIRUP bagi SKPD  yang ada sehingga perencanaan umum pengadaan yang semula manual bisa diaplikasikan dengan teknologi yang lebih mudah dan terintegrasi. Selain dari LKPP Jakarta, maka pemateri dari ULP kabupaten Penajam Paser Utara, yang diwakili oleh Sekretaris Teknis LPSE PPU, Sumi Abdi ST juga memaparkan mengenai target dan kesiapan ULP menyongsong lelang tahun 2014. Total paket yang bernilai diatas 200 juta dan harus melalui mekanisme lelang terdapat sekitar 562 paket dengan total anggaran Rp.     682,191,748,063.00. Dengan paket terbanyak berada di dinas Pekerjaan Umum sebanyak 328 paket, disusul Disdikpora sebanyak 167 paket, RSUD PPU sebanyak 19 paket, Dinkes sebanyak 15 paket, Dishubpar sebanyak 13 paket, Dinas Kebersihan sebanyak 12 paket dan pada posisi terakhir adalah secretariat daerah sebanyak 8 paket. Adapun dari LPSE Penajam Paser Utara yang pemateri diisi oleh Sekretaris LPSE Penajam Paser Utara, Nicko Herlambang ST, memaparkan kesiapan LPSE PPU sebagai penyedia layanan pengadaan secara elektronis di kabupaten PPU dengan telah dilakukannya perbaikan dan penyiapan koneksi bandwith yang lebih besar untuk akses ke situs www.lpse.penajamkab.go.id , serta beberapa perubahan dalam system yang ada sehingga kondisi aktif (uptime) web tersebut bisa mencapai 99 persen dengan kondisi selama bulan januari hanya mengalami downtime selama 30 menit. LPSE PPU juga menyiapkan Disaster Recovery Center (DRC) sehingga jika terjadi kondisi emergency atau darurat bisa mengaktifkan web LPSE melalui server dan data center yang berbeda, dengan terlebih dahulu menyiapkan proses mirroring atau sinkronisasi data terlebih dahulu. LPSE PPU juga memanfaatkan aplikasi SMS Gateway sebagai reminder bagi POKJA ULP yang melakukan pelelangan dan juga report rutin kepada pimpinan daerah melalui sms gateway mengenai progress pelelangan yang ada. Pada hari kedua pelatihan akan dilakukan pelatihan SPSE, Sistem Pengadaan Secara Elektronis kepada POKJA Unit Layanan Pengadaan dan anggota LPSE, pada pelatihan hari kedua ini juga dilakukan proses simulasi lelang dan ujicoba koneksi ke SPSE Kabupaten Penajam Paser Utara dalam rangka kesiapan infrastruktur yang ada untuk proses pelelangan tahun 2014. Pelatihan dan edukasi ini diharapkan bisa rutin dan simultan dilakukan sehingga bisa meningkatkan kapasitas masing – masing anggota ULP-LPSE Kabupaten PPU.